Essays

  • Tumpang-tindih yang (Selalu) Terulang : Catatan Artistik atas Eksplorasi Material Daniel Satyagraha

    Tumpang-tindih yang (Selalu) Terulang : Catatan Artistik atas Eksplorasi Material Daniel Satyagraha

    [vc_row][vc_column][vc_column_text]— Arlingga Hari Nugroho[/vc_column_text][vc_single_image image=”7496″ img_size=”full” add_caption=”yes” alignment=”center”][vc_column_text]  Tulisan ini merupakan esai untuk pameran tunggal Daniel Satyagraha “The Puddles of Puke” yang diselenggarakan di Ruang MES 56.[/vc_column_text][vc_column_text]The Puddles of Puke, begitulah judul yang dipilih untuk memberi nama Pameran Tunggal Seri Legal Artist #2021 karya Daniel Satyagraha yang berlangsung sepanjang 26 Desember 2021 hingga 15 Januari…

  • Bagaimana Semestinya Seseorang Berhadapan dengan Kepasrahan?

    Bagaimana Semestinya Seseorang Berhadapan dengan Kepasrahan?

    [vc_row][vc_column][vc_column_text] — Sita Magfira [/vc_column_text][vc_single_image image=”7286″ img_size=”full” alignment=”center”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/3″][vc_column_text]   Tulisan ini merupakan esai untuk pameran tunggal Fajar Riyanto “Dihadapan Harapan” yang diselenggarakan di Ruang MES 56. [/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”2/3″][vc_column_text] /1/  Perlu untuk mengaitkan proyek Fajar dengan status Yogya sebagai tujuan wisata. Status yang membuat pemerintah (dan mungkin juga sebagian dari kita?) sering berpikir kalau kota…

  • Empat Konteks Ruang Politik Pertama Dito

    — Manshur Zikri Tulisan ini merupakan esai untuk pameran tunggal Dito Yuwono “Ruang Politik Pertama Bernama Rmah #2” yang diselenggarakan di Ruang MES 56. Konteks #1: Ruang Politik Pertama Seminggu setelah mendengar gagasannya tentang “Ruang Politik Pertama Bernama Rumah”, hal pertama yang saya konfirmasi ulang ke Dito adalah bagaimana dia pribadi menerjemahkan—atau, setidaknya, apa saja…

  • Ruang MES 56 dan Estafet Sebilah Pisau

    Ruang MES 56 dan Estafet Sebilah Pisau

    Tentu saja, upaya mendefinisikan MES 56 tak mungkin terhenti dalam satu helaan napas saja. Sebagai kolektif yang telah melewati tujuh belas tahun berdinamika, MES 56 dihidupi oleh napas nan panjang. Sebagai sebuah kelompok yang “dinamis”, MES 56 barangkali menjelma menjadi gambaran laku kolektif ideal yang selama ini didamba: keterikatannya pada ruang fisik, konsistensi berkarya yang…

  • Sweet Seventeen: 17 Tahun Eksperimentasi MES 56

    Sweet Seventeen: 17 Tahun Eksperimentasi MES 56

    Tahun 2017 lalu, DECK Photography mengundang MES 56 untuk berpameran di ruang mereka yang dibangun dari tumpukan peti kemas di pusat kota Singapore. DECK adalah salah satu organisasi fotografi paling aktif dan populer di Asia Tenggara. Mereka menyelenggarakan Singapore International Photography Festival (SIPF) setiap dua tahun sejak 2008, pameran rutin dan program residensi. Pameran MES…

  • Textual Exhibition Narative View — Diegesis

    Textual Exhibition Narative View — Diegesis

    During my residency program in Ruang Mes 56, via my artistic research SAAR (Artistic Research Social Applied) and via performative and Street photography, I aspire to propose an Alive – New Social Design for Social Innovation and Sustainability, an Alive – New Social Design which sets as its vaulting and reference point the “Social Responsibility…

  • This is That, This is Not That and This is only That

    This is That, This is Not That and This is only That

    1. Distingsi Seniman Artists. All charlatans. Praise their disinterestedness. (Gustave Flaubert) Ruang Galeri Ruang galeri bukanlah ruang yang netral. Ruang galeri bukanlah ruang yang bebas konteks. Ruang galeri adalah ruang yang dikonstruksi oleh sejarah, ideologi dan kekuasaan. Pencahayaan Artifisial Pencahayaan artifisial memfokuskan pandangan kita pada karya seni. Memberi efek dramatis dan sakral. Memutusnya dari waktu…

  • Faraway So Close

    Faraway So Close

    Faraway So Close. Judul tulisan serta judul pameran ini diambil dari sebuah film karya sineas Jerman, Wim Wenders (1993). Membaca judul di atas, mungkin kita akan beranggapan bahwa ini adalah sebuah permainan kata-kata belaka atau suatu pemikiran yang dualistis. Judul tulisan yang sekaligus merupakan judul pameran kolektif MES 56 ini, berusaha “berbicara tentang Semarang”, sebuah…

  • Mengenai Ruang dan Pengetahuan: Apa Pentingnya Menampilkan Zine-Zine Fotokopi di Galeri Fotografi Kontemporer?

    Mengenai Ruang dan Pengetahuan: Apa Pentingnya Menampilkan Zine-Zine Fotokopi di Galeri Fotografi Kontemporer?

    Kata “ruang” menjadi bagian dari sikap penting Ruang MES 56 ketika awal kemunculan mereka di awal tahun 2000. Pada masa tersebut, kemunculan Ruang MES 56 berarti memberi ruang pada praktik berkesenian “pinggiran”, yaitu fotografi.